TV Programming

Saat orang pertama kali membuat televisi, mereka menyadari bahwasanya televisi itu hanyalah merupakan suatu alat elektronik yang sama halnya dengan alat elektronik yang lainnya. Akan tetapi dengan kehadiran televisi yang merupakan alat ini, maka impian khalayak untuk dapat “melihat sesuatu dari jarak jauh” telah menjadi kenyataan.

Televisi akan berfungsi sebagaimana mestinya apabila terdapat “suatu sistem yang besar” dari apa yang disebut dengan Sistem Penyiaran Televisi. Sistem penyiaran televisi itu terdiri dari
• Sistem Produksi Acara
• Sistem Pemancaran
• Sistem Penerimaan
yang kemudian ketiga sistem ini disebut dengan Trilogi Of Television.

Sistem Produksi Acara Televisi, tidak dilakukan begitu saja tanpa adanya perencanaan yang matang dan pelaksanaan evaluasi sesudahnya. Ada beberapa proses yang harus dilewati sehingga tayangan hasil produksi bisa secara rutin dilakukan. Hal-hal semacam inilah yang harus menjadi perhatian serius bagi orang-orang yang mengaku sebagai pekerja televisi, khususnya pekerja televisi yang tergabung dalam departemen / divisi program.

Departemen / Divisi Program sangat bertanggung jawab dalam cakupan :
• Orientasi Program
• Kebijakan Program
• Strategi Penyusunan Program
• Sumber-sumber Acara
• Pola Acara
• Kriteria dan Format Acara
• Kontinuitas Acara
• Kualitas Acara dan
• Pengembangan Program
yang kemudian akan kita sebut sebagai TV Programming.

Untuk itulah orang-orang divisi program yang bertanggung jawab dalam hal TV Programming ini harus senantiasa berpikir dan bekerja keras, karena divisi program inilah yang menjadi penentu bagi keberhasilan sebuah stasiun televisi dalam memperebutkan perhatian khalayak. Dengan kata lain TV Programming sangat menentukan keberhasilan suatu stasiun penyiaran televisi.

Salah satu catatan penting dalam filosofi programming ala Peter Herford adalah :

1. Tidak ada rumusan yang ajaib untuk menjalankan stasiun televisi yang sukses untuk semua perekonomian. Tidak ada dua stasiun TV yang sama persis, tidak ada dua gaya manajemen yang sama persis.
2. Menjalankan stasiun TV dalam kota dengan penduduk 10.000 jiwa membutuhkan kemampuan yang sama dibandingkan dengan menjalankan stasiun TV dalam kota dengan penduduk 10 juta jiwa.

Dan ahirnya Peter Herford memberikan tips yang lebih tajam lagi:

“Jangan menyusun acara stasiun TV menurut selera pribadi anda”

“Banyak stasiun TV yang sukses dijalankan oleh orang yang tidak suka pada acara-acara yang mereka siarkan”.

Say your words